Recomendasi Film amoana 2016
Review Film Moana (2016) – Gadis Pemberani yang Terpilih, film animasi yang menyajikan tokoh dan karakter serta alur cerita yang menarik. Film Moana dapat dikatakan memiliki alur cerita yang sederhana namun menarik dan menghibur para penontonnya. Didukung pula dengan berbagai tokoh utama maupun tokoh pendukung yang saling mendukung karakter satu sama lain, mampu menjadikan film ini layak untuk ditonton. Film Moana akan lebih cocok apabila ditonton bersama keluarga, anak kecil khususnya, karena memiliki genre, tokoh, dan cerita sesuai dengan dunia fantasi seorang anak. Berikut adalah review Film Moana (2016) – Gadis Pemberani yang Terpilih.
Review Film Moana – Genre Film
Genre Film Moana adalah animasi, dengan alur cerita yang memiliki genre pertualangan, fantasi, dan bersifat genre keluarga,musikal, serta komedi (lucu). Genre pertualangan didukung dengan alur cerita yang menceritakan kisah pertualangan 2 tokoh utama dalam film ini. Genre komedi hadir menyertai hampir disetiap bagian, serta musikal yang ditunjukkan melalui banyaknya nyanyian dan tari – tarian.
Tokoh dan Karakter
Tokoh utama dalam film ini adalah Moana (suara oleh : Auli’i Cravalho), seorang anak kepala suku berusia gadis remaja dengan karakter keras kepala, berani, cerdik, peduli dan pantang menyerah. Tokoh utama berikutnya adalah Maui (suara oleh : Dwayne Johnson / The Rock) yang memiliki karakter berbadan besar penuh tatto, pemberani juga penakut, dan tidak mengakui kesalahan meskipun pada akhirnya sadar dan mengakui serta mau membantu Moana.
Tokoh dan karakter Moana secara individu tidak mempu menghasilkan scene komedi, tetapi mampu menghasilkan scene pertualangan sesuai dengan keinginannya. Sedangkan Maui secara individu dapat dikatakan cukup mampu menghasilkan scene komedi, dan dilengkapi saat interaksi bersama dengan Moana. Tokoh dan karakter pendukung yang memiliki scene komedi dan selalu berhasil adalah Heihei (oleh : Alan Tudyk) mampu mengihur penonton. Bagaimana tidak, Heihei merupakan seekor ayam jantan yang “lugu” (dalam tanda petik) dimana tidak sengaja ikut dalam perjalalan laut Moana. Heihei sebagai pencair suasana dan pendukung saat tokoh utama akan berinteraksi untuk menghasilkan genre komedi.
Tattoo
Khusus untuk tokoh Maui, tattoo yang ia miliki dijadikan sebagai tokoh yang sama dengan Moui namun memiliki karakter bertentangan dengan Moui sendiri. Seperti saat Moui menolak untuk membantu Moana, namun dipaksa oleh tattoo nya sendiri untuk membantu Moana. Hal ini menjadi pembeda dan kelebihan dalam Film Moana, didukung dengan tingkah laku karakter tattoo yang mampu menghibur penonton.Alur dan Gaya Penceritaan
Alur yang digunakan dalam Film Moana adalah alur maju dengan beberapa alur mundur untuk menjelaskan kejadian sekarang yang merupakan akibat dari masa lalu. Berjalan dengan baik, santai, dan setiap cerita yang disampaikan dapat diterima dengan jelas dan tidak terpotong. Hal ini dibuktikan tidak ada satupun scene atau cerita yang mengganjal atau tidak berkaitan. Sehingga penonton dapat menikmati alur cerita tanpa mengalami kebingungan seperti pada beberapa film lain yang memiliki beberapa kejanggalan.
Musikal
Film Moana juga ber-genre musikal, wajar apabila terdapat banyak scene berupa nyanyian dan tari – tarian. Scene musikal sangat banyak pada film ini, namun tidak melebihi porsi. Bahkan musikal pada film ini digunakan untuk menceritakan kejadian, kondisi, karakter oleh setiap tokoh yang ada. Dengan musikal, maka kisah dapat terangkum dengan sederhana, rapi dan mudah dipahami dengan didukung dalam bentuk gambaran berupa nyanyian tersebut.
Permasalahan dalam Film Moana
Permasalahan utama dalam film ini adalah pulau tempat tinggal Moana yang perlahan akan hancur karena pengaruh jahat dari musuh utama. Pengaruh jahat datang karena sebuah benda yang telah lama hilang karena dicuri oleh Maui. Moana dan harus mengembalikan benda tersebut ketempatnya agar pengaruh jahat hilang dan pulau tempat tinggal Moana dapat subur kembali. Kisah pengembalian benda tersebutlah yang menghasilkan pertualangan dalam film ini.
Selain itu terdapat masalah awal adalah tidak diperbolehkannya Moana pergi kelaut luas oleh ayahnya sendiri, karena beberapa hal. Namun Moana berhasil kabur karena dorongan ingin menyelamatkan pulaunya. Selain itu, Moana juga didukung dengan tanda – tanda sebagai orang yang terpilih untuk mengembalikan benda tersebut yang menyebabkan kehancuran.
Musuh Utama
Sekian lama musuh utama menyebarkan pengaruh jahat keseluruh penjuru, hingga pulau tempat Moana tinggal perlahan hancur. Moana mengembalikan benda yang dicuri ketempat asalnya namun dihalangi oleh Te Ka’ (monster lava). Pertarungan antara Moana dan Maui melawan Te Ka’ menghasilkan pertarungan yang cerdik, sehingga Moana dapat lolos untuk mengembalikan benda tersebut. Namun ternyata Te Ka’ dan asal benda tersebut adalah (tidak dapat diceritakan).
Akhir Cerita
Film Moana tentu berakhir dengan bahagia, Moana berhasil menyelamatkan pulau tempat ia tinggal bersama dengan rakyat yang lainnya. Moana juga berhasil mengembalikan jati diri sukunya yang telah terpendam sekian lama.
Kelemahan dalam Film Moana
Tidak ada kelemahan berupa kejanggalan yang membuat alur cerita terasa aneh. Namun beberapa kelemahan seperti kejelasan benda mengapa bisa berada di nenek Moana, konflik antara Moana dan Ayahnya yang kurang kurang jelas dan tidak berlanjut, seharusnya dapat dihilangkan. Mungkin karena Film Moana ingin fokus kepada cerita utama sehingga beberapa bagian kecil terlihat kurang jelas. Konflik antara Moana dan ayahnya pun tidak dilanjutkan karena film ini sepertinya bersifat ingin menghibur penonton dengan suasana bahagia, tanpa konflik yang berat seperti itu.
Itulah review Film Moana, beberapa bagian tidak dapat diceritakan secara rinci demi menjaga karya film itu sendiri. Review ini tidak sama sekali menjelek – jelekkan atau keberpihakkan berkepentingan kepada Film Moana. Jika pembaca memiliki perbedaan pendapat silahkan tulis penjelasan dikolom komentar dengan santun.






Komentar
Posting Komentar